Kanker Prostat salah satu jenis kanker yang menyerang pria dan terjadi dalam kelenjar prostat. Jenis kanker tersebut umumnya memiliki gejala gangguan buang air kecil. Sebagian besar penderita kanker prostat umumnya berusia lebih dari 65 tahun. Meski kanker prostat terbilang tidak agresif dan terjadi secara perlahan. Kanker prostat merupakan penyakit kelenjar kecil yang berada di dasar kandung kemih.

Kelenjar ini termasuk dalam sistem reproduksi dan letaknya mengelilingi saluran yang bertugas membawa urine dari kandung kemih menuju ke penis. Selain itu, kelenjar prostat juga berperan sebagai penghasil semen, yaitu suatu cairan yang keluar bersama dengan sperma saat terjadi ejakulasi.

Ciri – Ciri Gejala Kanker Prostat

Kanker prostat awalnya tidak nampakan pada awal gejala. Gejala baru akan muncul ketika prostat membesar atau mengalami pembengkakan dan mulai memengaruhi uretra. Jika sudah tahap ini, biasanya gejala – gejala lain baru terasa. Gejala – gejala yang ditimbulkan yaitu:

  1. Lebih sering buang air kecil, terutama ketika malam hari.
  2. Nyeri atau panas pada penis saat buang air kecil.
  3. Merasa kantung kemih selalu penuh.
  4. Darah dalam urine atau air mani.
  5. Tekanan saat mengeluarkan urine berkurang.
  6. Sulit untuk menahan buang air kecil.

Level stadium pada kanker prostat adalah terjadi metastasis ke tulang. Akibatnya, kondisi ini menimbulkan rasa nyeri hebat pada tulang belakang, tulang panggul, atau pangkal paha.

Faktor Resiko Kanker Prostat

Sebelum Faktor Resiko, kita bahas tentang penyebab terjadinya kanker prostat. Penyebab kanker prostat terjadi ada perubahan genetik atau mutasi pada sel-sel yang berada di kelenjar prostat. Namun, penyebab terjadinya mutasi itu sendiri masih belum diketahui dengan pasti. Adapun beberapa faktor yang diduga bisa meningkatkan risiko pria mengalami kanker prostat, yaitu:

  1. Usia lebih 65 tahun.
  2. Obesitas / kegemukan.
  3. Asupan serat yang tidak terpenuhi, seperti kurangnya asupan likopen dan antioksidan.
  4. Terpapar bahan kimia berbahaya. 
  5. Mengidap penyakit menular seksual.
  6. Adanya riwayat genetik.

Cara Alternatif Mencegah Kanker Prostat

Kanker prostat memang tak bisa dicegah. Namun, perubahan gaya hidup sehat bisa membantu mengurangi risikonya, seperti:

  1. Mengonsumsi buah dan sayur setiap hari.
  2. Rutin olahraga.
  3. Mempertahankan berat badan ideal.
  4. Tidak merokok atau mengonsumsi minuman beralkohol.
  5. Kelola stres dengan baik.

Kapan Kita Harus Kedokter ?

yuk, kenali gejala kanker prostat dan segera lakukan pengobatan ke dokter urologi. serta jangan lupa chek jadwal praktek poli kami di instagram official.


Insert Image
About the Author Dwika Nanda

Follow me

{"email":"Email address invalid","url":"Website address invalid","required":"Required field missing"}
>