Sakit pinggang adalah sakit pada punggung bagian bawah atau samping. Penderita sakit pinggang bisa mengalami sakit yang hilang timbul atau terus menerus, pada salah satu sisi pinggang atau keduanya. Nyeri pinggang atau disebut juga dengan Low back pain adalah suatu periode nyeri di punggung bawah yang berlangsung lebih dari 24 jam, yang didahului dan diikuti oleh 1 bulan atau lebih tanpa nyeri punggung bawah.

Jenis Nyeri Pinggang (LBP)

  1. LBP akut, Keluhan pada fase akut awal terjadi <2minggu dan pada fase akut akhir terjadi antara 2-6 minggu, rasa nyeri yang menyerang secara tiba-tiba namun dapat hilang sesaat kemudian.
  2. LBP sub akut, Keluhan pada fase akut berlangsung antara 6-12 minggu
  3. LBP kronik, Keluhan pada fase kronik terjadi >12minggu atau rasa nyeri yang berulang. Gejala yang muncul cukup signifikan untuk mempengaruhi kualitas hidup penderitanya dan sembuh pada waktu yang lama.

Gejala Nyeri Pinggang (LBP)

  1. Nyeri terjadi secara intermitten atau terputus-putus.
  2. Sifat nyeri tajam karena dipengaruhi oleh sikap atau gerakan yang bisa meringankan ataupun memperberat keluhan.
  3. Membaik setelah istirahat dalam waktu yang cukup dan memburuk setelah digunakan beraktivitas.
  4. Tidak ditemukan tanda-tanda radang seperti panas, warna kemerahan ataupun pembengkakan.
  5. Terkadang nyeri menjalar ke bagian pantat atau paha.
  6. Dapat terjadi morning stiffness.
  7. Nyeri bertambah hebat bila bergerak ekstensi, fleksi, rotasi, berdiri, berjalan maupun duduk.
  8. Nyeri berkurang bila berbaring.

Penyebab Nyeri Pinggang

  • Berusia 30 tahun ke atas
  • Memiliki berat badan berlebih
  • Kurang berolahraga
  • Peradangan pada sendi di tulang belakang
  • Saraf kejepit akibat penonjolan bantalan tulang belakang (HNP)
  • Pengikisan bantalan tulang belakang akibat proses penuaan
  • Penyempitan ruas tulang belakang atau stenosis spinal
  • Cedera tulang belakang akibat terbentur atau kecelakaan
  • Kelainan pada lengkung tulang belakang, seperti kifosis, lordosis, atau skoliosis
  • Spondylolisthesis

Gangguan pada organ di bagian tubuh lain juga dapat menyebabkan sakit pinggang. Pada kondisi ini, sakit bisa dirasakan hanya di salah satu sisi pinggang, bisa kanan atau kiri, tetapi bisa juga di kedua sisi pinggang. Beberapa gangguan pada organ tubuh lain tersebut adalah:

  • Miom
  • Infeksi ginjal
  • Pankreatis
  • Batu ginjal
  • Endometriosis
  • Usus buntu
  • kista ovarium

Kapan harus ke dokter?

Sakit pinggang sering kali sembuh dengan sendirinya. Waspadalah bila sakit pinggang terjadi secara berulang selama 1 bulan dan makin lama makin memburuk meski sedang beristirahat.

Segera ke dokter bila sakit pinggang disertai beberapa gejala di bawah ini, karena bisa menjadi pertanda kondisi yang serius:

  • Demam
  • Paha mati rasa
  • Tungkai terasa lemah
  • Pinggang sakit saat batuk atau buang air kecil
  • Gangguan buang air kecil dan buang air besar
  • Berat badan naik atau malah turun drastis

Anda juga perlu berkonsultasi dengan dokter bila sakit pinggang muncul setelah jatuh atau kecelakaan, atau bila disertai dengan kondisi berikut:

  • Pernah atau sedang menderita kanker
  • Menderita osteoporosis
  • Pernah menggunakan NAPZA suntik
  • Mengonsumsi obat kortikosteroid dalam jangka panjang

Cara Mencegah Sakit Pinggang

Ada beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk mencegah sakit pinggang, yaitu:

  • Lakukan olahraga rutin untuk menguatkan otot pinggang, misalnya renang atau yoga.
  • Tekuk lutut dan jaga tubuh tetap tegak saat akan mengangkat benda berat. Ingat, jangan mengangkat benda berat dalam posisi
  • Hindari mengangkat beban yang terlalu berat. Sebaiknya gunakan alat bantu atau minta bantuan orang lain.
  • Duduklah dalam posisi tegak dan hindari duduk terlalu lama. Disarankan untuk sesekali berdiri dan berjalan untuk meregangkan otot.
  • Pertahankan berat bada ideal untuk mencegah tekanan berlebih pada tulang belakang.
  • Hentikan merokok, karena kandungan di dalam rokok buruk untuk kesehatan tulang dan dapat mengurangi suplai darah ke pinggang.
  • Penuhi asupan kalsium dan vitamin D untuk mencegah pengeroposan tulang atau osteoporosis.
  • Tidurlah dalam posisi menyamping dan lutut terlipat ke atas guna mengurangi tekanan pada pinggang. Gunakan alas tidur yang mampu menahan berat badan dan tidak terlalu empuk.
  • Gunakan alas kaki yang nyaman dan hindari penggunaan sepatu hak tinggi.
Get In Touch
>