Menyusui sangat penting untuk mendukung tumbuh kembang yang optimal untuk Si Kecil. Berdasarkan rekomendasi dari World Health Organization (WHO), idealnya bayi harus disusui secara eklusif selama enam bulan pertama kehidupannya. Menyusui bayi tidak asal ya bunda, ini bertujuan supaya tidak terjadi lecet pada puting bunda. Bagaimana si cara menyusui yang benar itu? yuk simak penjelasan di bawah ini !

Posisi Bayi Yang Benar

  1. Kepala, leher dan tubuh bayi dalam satu garis lurus
  2. Badan bayi menghadap ke dada ibu
  3. Badan bayi melekat ke ibu
  4. Seluruh badan bayi tersangga dengan baik, tidak hanya leher dan bahu saja

Tanda Bayi Melekat Dengan Baik

  1. Dagu bayi menempal pada payudara ibu
  2. Mulut bayi terbuka lebar
  3. Bibir bawah membuka lebar, lidah terlihat di dalamnya
  4. Areola juga masuk ke mulut bayi, tidak hanya puting susu. Areola bagian atas tampak lebih banyak/lebar

Tanda Bayi Menghisap Dengan Efektif

  1. Menghisap secara mendalam dan teratur
  2. Kadang diselingi istirahat
  3. Hanya terdengar suara menelan
  4. Tidak terdengan suara mengecap

Setelah Selesai Menyusu

  1. Bayi melepas payudara secara spontan
  2. Bayi tampak tenang dan mengantuk
  3. Bayi tampak tidak berminat lagi pada ASI

Tanda Bayi Mendapat ASI Cukup

  1. Buang air kecil bayi sebanyak 6 kali selama 24 jam
  2. Buang Air Besar bayi bewarna kekuningan “berbiji”
  3. Bayi tampak puas setelah minum ASI
  4. Tidak ada aturan ketat mengenai frekuensi bayi menyusu (biasanya sebanyak 10-12 kali selama 24 jam)
  5. Payudara terasa lembut dan kosong setelah menyusui
  6. Berat badan bayi bertambah

Tak perlu khawatir jika pada awal masa menyusui, produksiĀ ASIĀ masih sangat sedikit. Dikutip dari Centers for Disease Control and Prevention (CDC), suplai ASI juga bergantung pada kebutuhan tubuh bayi. Ini berarti seiring waktunya, komposisi dan volume produksi ASI juga terus berubah.

Sebaiknya setelah menyusui, payudara selalu dikosongkan. Karena apabila menyusui tidak dikosongkan dan pindah ke payudara yang lain, Maka akan mempengaruhi produksi ASI. Selain itu juga, menyusui dianjurkan setiap 2 jam, karena ASI yang tidak dikeluarkan secara intens bisa terjadi Bendungan ASI.

Get In Touch
>