RS Fathma Medika dan HIPPII Adakan Pelatihan dan Pencegahan Infeksi Dasar

Diposting pada : 29 Agustus 2018 13:20:00 | Oleh : Administrator
Dibaca : 129 kali

Rumah sakit menjadi salah satu tempat berkembang biaknya kuman dan penularan infeksi. Hal ini bisa disebabkan dari bersin, batuk dan kontak dari satu pasien ke pasien lain, maupun dengan pengunjung dan keluarga.

Dikutip dari Kompas.com, Berdasarkan data Badan Kesehatan Dunia (WHO), infeksi nosokomial merupakan penyebab utama tingginya angka kesakitan dan kematian di dunia. Infeksi ini menyebabkan 1,4 juta kematian setiap hari di dunia. Di Indonesia, dalam penelitian di 11 rumah sakit di Jakarta pada tahun 2004 menunjukkan 9,8 persen pasien rawat inap mendapat infeksi nosokomial.

Berangkat dari inilah, Rumah Sakit (RS) Fathma Medika bekerjasama dengan Himpunan Perawat Pencegah dan Pengendali Infeksi Indonesia (HIPPII) menggelar Pelatihan dan Pencegahan Infeksi Dasar di Lantai II RS Fathma Medika, Jl. Raya Pendopo No.45, Desa Sembayat, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik.

Kegiatan yang digelar selama empat hari, Rabu-Sabtu/29 Agustus-1 September 2018, tersebut diikuti sebanyak 40 peserta.

Ketua Panitia Pelatihan Pencegahan Infeksi RS Fathma Medika, dr. Cicin Ulfinah Maslichan, menyatakan, bahwa peserta pelatihan ini berasal dari pegawai rumah sakit dan puskesmas, mulai dari Gresik, Jember, Madiun, Surabaya hingga Madura.

“Peserta sengaja kami batasi agar pelatihannya lebih maksimal,” ungkap dr. Fina, sapaan akrab Cicin Ulfinah Maslichan, Rabu (29/8/2018).

Perempuan yang juga menjabat sebagai Direktur Medik dan Keperawatan RS Fathma Medika ini, menjelaskan, semua instansi puskesmas maupun rumah sakit harus tahu pencegahan infeksi. “Apalagi kejadian infeksi nosokomial menjadi salah satu tolak ukur mutu pelayanan rumah sakit di Indonesia,” jelasnya.

Salah satu narasumber, Sarbani, S.Kep., Ns dari Pengurus HIPPII Jatim, mengatakan, tujuan pelatihan ini para peserta mampu memahami tentang tata cara pengendalian lingkungan rumah sakit.

“Setelah memahami materi pelatihan dapat menerapkan pelaksanaan pengendalian lingkungan rumah sakit sesuai ketetapan,” kata Sarbani, S.Kep., Ns kepada para peserta.

Sementara, Direktur RS Fathma Medika dr. Asluchul Alif berharap, dari Pelatihan dan Pencegahan Infeksi Dasar, para peserta semakin meningkatkan kualitas rumah sakit maupun puskesmas masing-masing.

“Khususnya peserta dari RS Fathma Medika, saya harap ilmunya diterapkan di rumah sakit. Sehingga RS Fathma Medika menjadi rumah sakit yang sangat berkualitas,” harapnya. (sid)

Tinggalkan Komentar


    Tidak ada komentar